Minggu, 30 Oktober 2011

Ibu


Blogger...saya punya sedikit renungan nih ... semoga blogger bisa tersentuh dan sadar ketika membacanya...
betapa besar tiada taranya kasih sayang IBU...

***

Ada Seorang bayi siap untuk dilahirkan. 
Si bayi bertanya kpd Tuhan : "Para malaikat disini mengatakan besok Engkau akan mengirimkanku ke dunia, tetapi bagaimana cara hidup di sana ? saya begitu kecil dan lemah." kata si bayi

Tuhan : " AKU telah memilih 1 malaikat untukmu. ia akan menjaga & mengasihimu.

Bayi: "Tp di syurga yg saya lakukan hanya tertawa dan bernyanyi ini cukup bagi saya untuk bahagia

Tuhan:" Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari & kamu akan merasakan kehangatan cintanya & jd lebih bahagia."

Bayi : " apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara pada-Mu.

Tuhan: " Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa"

si bayipun masih belum puas. ia pun bertanya lagi :" saya mendengar di bumi banyak orang jahat! siapa yg akan melindungi saya?"

dengan penuh kesabaran Tuhan menjawab :" malaikatmu akan melindungi dengan taruhan jiwanya sekalipun.

si bayipun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya :" tp saya akan bersedih tidak melihat ENGKAU lagi"

Tuhanpun berkata :" malaikatmu akan menceritakan kepada mu tentang AKU dan; akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-KU walaupun sesungguhnya AKU slalu berada di sisimu."

saat itu syurga begitu tenangnya. sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan Sang anak dengan suara lirih bertanya :" Tuhan jika saya harus pergi sekarang bisakah ENGKAU memberitahuku siapa nama malaikat di rumahku nanti ?"

Tuhanpun menjawab :" kau dapat memanggil malaikatmu "IBU"

kenanglah ibu yg slalu menyayangimu. untuk ibu yg selalu meneteskan air mata ketika kau pergi.

ingatkah engkau ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu tidur nyenyak dengan 2 selimut membaluti tubuhmu?
ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu
dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit?

sesekali jenguklah ibumu yg slalu menantikan kepulanganmu di rumah tempat kau dilahirkan.

kembalilah mohon maaf pd ibumu yg slalu rindu pd senyummu.

jangan sampai kehilangan saat-saat yg akan kau rindukan di masa datang ketika ibumu telah tiada


tak ada lagi yg berdiri di depan pintu menyambut kita
tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia


yang ada hanyalah kamar kosong tiada penghuninya.
yang ada hanyalah baju yang digantung dilemari kamarnya.
tak ada lagi dan tak akan pernah ada lg yg meneteskan airmata, mendoakanmu di setiap hembusan nafasnya.

ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yg terbaik di akhir hayatnya.
kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya.

Ibu,
sampai kapanpun jasamu tak terbalaskan

******
Waktu kamu berumuran 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu
Sebagai balasannya – kau menangis sepanjang malam.
Waktu kamu berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan
Sebagai balasannya – kamu kabur waktu dia memanggilmu
Waktu kamu berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang
Sebagai balasannya – kamu buang piring berisi makananmu ke lantai
Waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna
Sebagai balasannya – kamu corat coret tembok rumah dan meja makan
Waktu kamu berumur 5 tahun, dia membelikanmu baju-baju mahal dan indah
Sebagai balasannya – kamu memakainya bermain di kubangan lumpur
Waktu berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah
Sebagai balasannya – kamu berteriak “NGGAK MAU ..!”
Waktu berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola
Sebagai balasannya – kamu melemparkan bola ke jendela tetangga
Waktu berumur 8 tahun, dia memberimu es krim
Sebagai balasannya – kamu tumpahkan dan mengotori seluruh bajumu
Waktu kamu berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus-kursusmu
Sebagai balasannya – kamu sering bolos dan sama sekali nggak mau belajar
Waktu kamu berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang sampai pesta ulang tahun
Sebagai balasannya – kamu melompat keluar mobil tanpa memberi salam
Waktu kamu berumur 11 tahun, dia mengantar kamu dan temen-temen kamu ke bioskop
Sebagai balasannya – kamu minta dia duduk di barisan lain
Waktu kamu berumur 12 tahun, dia melarangmu melihat acara tv khusus untuk orang dewasa
Sebagai balasannya – kamu tunggu sampai dia keluar rumah
Waktu kamu berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut karena sudah waktunya
Sebagai balasannya – kamu bilang dia tidak tahu mode
Waktu kamu berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama liburan
Sebagai balasannya – kamu nggak pernah menelponnya
Waktu kamu berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu …
Sebagai balasannya – kamu kunci pintu kamarmu
Waktu kamu berumur 16 tahun, dia mengajari kamu mengemudi mobil
Sebagai balasannya – kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa mempedulikan kepentingannya
Waktu kamu berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telpon yang penting
Sebagai balasannya – kamu pakai telpon nonstop semalaman,
waktu kamu berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kamu lulus SMA
Sebagai balasannya – kamu berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi
Waktu kamu berumur 19 tahun, dia membayar semua kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama
Sebagai balasannya – kamu minta diturunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama temen-temen
Waktu kamu berumur 20 tahun, dia bertanya “Darimana saja seharian ini?”
Sebagai balasannya – kamu menjawab “Ah, cerewet amat sih, pengen tahu urusan orang.”
Waktu kamu berumur 21 tahun, dia menyarankanmu satu pekerjaan bagus untuk karier masa depanmu
Sebagai balasannya – kamu bilang “Aku nggak mau seperti kamu.”
Waktu kamu berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru waktu kamu lulus perguruan tinggi
Sebagai balasannya – kamu nanya kapan kamu bisa main ke luar negeri
Waktu kamu berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu
Sebagai balasannya – kamu ceritain ke temanmu betapa jeleknya furniture itu
Waktu kamu berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencana di masa depan
Sebagai balasannya – kamu mengeluh “Aduh gimana sih kok bertanya seperti itu.”
Waktu kamu berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu
Sebagai balasannya – kamu pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.
Waktu kamu berumur 30 tahun, dia memberimu nasehat bagaimana merawat bayimu
Sebagai balasannya – kamu katakan “Sekarang jamannya sudah beda.”
Waktu kamu berumur 40 tahun, dia menelponmu untuk memberitahu pesta salah satu saudara dekatmu
Sebagai balasannya – kamu jawab “Aku sibuk sekali, nggak ada waktu.”
Waktu kamu berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu
Sebagai balasannya – kamu baca tentang pengaruh negatif orang tua yang numpang tinggal di rumah anaknya
dan
hingga SUATU HARI, dia meninggal dengan tenang dan tiba-tiba kamu teringat semua yang belum pernah kamu lakukan, dan itu menghantam HATIMU bagaikan pukulan godam

JIKA ORANGTUAMU MASIH ADA,
BERIKANLAH KASIH SAYANG DAN PERHATIAN LEBIH DARI YANG PERNAH KAMU BERIKAN SELAMA INI

JIKA ORA NG TUAMU SUDAH TIADA.
INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TELAH DIBERIKANNYA DENGAN TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU

ibu melahirkan kita sambil menangis kesakitan...

Masihkah kita menyakitkannya?

Masih mampukah kita tertawa melihat penderitaannya?

Mencaci makinya?

Melawannya?

Memukulnya?

Mengacuhkannya?

Meninggalkannya?

Ibu tidak pernah mengeluh membersihkan kotoran kita waktu masih kecil,
Memberikan ASI waktu kita bayi,
Mencuci celana kotor kita,
Menahan derita,
Menggendong kita sendirian...

Di saat ibumu tidur, coba kamu lihat matanya dan bayangkan matanya takkan terbuka untuk selamanya...
Tangannya tak dapat hapuskan airmatamu dan tiada lagi nasihat yang sering kita abaikan...

Bayangkan Ibumu sudah tiada...
Apakah kamu cukup membahagiakannya...
Apakah kamu pernah berfikir betapa besar pengorbanannya semenjak kamu berada di dalam perutnya.

SADARILAH bahwa di dunia ini tidak ada 1 orang pun yang mau mati demi ibu, tetapi... Beliau justru satu-satunya orang yang bersedia mati untuk melahirkan kita...

Ibu bukan tempat penititipan cucunya di saat anda jalan-jalan,
tetapi disaat beliau sudah tua dan tak bertenaga, yang beliau butuhkan sekarang adalah perhatian anda, datang dan hampiri dia, bertanyalah bagaimana kesehatannya saat ini dan dengarlah curhatnya, temani dia disaat dia membutuhkan anda, itu saja.
Beliau sudah bahagia sekali...
dan melupakan semua hutang anda kepadanya


Ya Allah ya Tuhanku
tolong panjangkan umur malaikatku tersayang, Ibu...
Bahagiakanlah dia sebagaimana dia telah membahagiakanku hingga detik ini...
Jagalah dia ya Allah...
Kasihi dia :)
Amiin ya rabbal allamin!


Jumat, 14 Oktober 2011

Bulus di Jimbung, Klaten

Bloggers, saya mau sharing lagi nih ya...
kali ini tentang tempat (bisa dibilang objek wisata sih) yang cukup menarik untuk dikunjungi. Letaknya tidak begitu jauh dari rumah nenek saya di daerah Klaten, Jawa Tengah, lebih tepatnya, selatan kota Klaten kurang lebih 6 km, di Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes.

Ketika masuk tempat tersebut, kita akan membaca papan bertuliskan
"Selamat Datang di Jimbung, Ki Poleng Bulus Jimbung"...



aneh ya namanya? Ki Poleng?

Gini lho legendanya,
Sendang Bulus Jimbung dihuni Kyai dan Nyai Poleng, yang pada waktu itu Kyai Poleng dan Nyai Poleng merupakan jelmaan dari abdi Dewi Mahdi yang telah disabda menjadi bulus yang hingga kini masih mendiami sendang tersebut. Adapun sendang ini dibuat oleh Pangeran Jimbung yang gagah perkasa dengan menancapkan tongkatnya,dan beliau bersabda bahwa kelak dikemudian hari sendang ini akan banyak didatangi orang yang akan memberi makan. Menurut legenda dan banyak orang yang telah berhasil,barang siapa ingin mencari kekayaan dengan jalan pintas/meminta bantuan Kepada Kyai Poleng dan Nyai Poleng kelak jika berhasil badan orang tersebut akan menjadi poleng seperti bulus jimbung.

So, emang katanya tempat ini juga dijadiin pesugihan lho. ckckck. Tapi saya dan keluarga ke sini cuma buat refreshing aja kok, namanya juga liburan.

Hm, kalo Bulus? Blogger tw gak apa sih bulus itu? Bulus itu sejenis kura-kura, kalo di-search di wikipedia sih, penjelasannya gini : Bulus  (Amyda cartilaginea) adalah sejenis labi-labi (kura-kura berpunggung lunak) anggota suku Trionychidae. Disebut berpunggung lunak karena sebagian perisainya terdiri dari tulang rawan dan tempurung punggungnya (karapas) dilapisi oleh kulit tebal dan licin. Dalam bahasa Inggris, hewan ini dikenal dengan nama Asiatic softshell turtle atau common softshell turtle.

Nah, kalo bulus yang ada di desa ini nih, konon katanya umurnya udah ratusan tahun. jadi ukurannya gede-gede banget! Ya, ga tau ya bener apa nggak. Yang penting, saya sangat menikmati rekreasi ini. hehehe.


Desa Wisata Jimbung dikenal sebagai Desa yang memiliki daya tarik spiritual utamanya pada hari raya Syawalan atau hari raya sesudah bulan puasa berakhir yaitu tepatnya H +7. Tapi waktu itu saya datengnya pas liburan bho! jadi, sepi-sepi aja di sana. :D 

Ketika masuk ke tempat tersebut, saya malah agak kaget. Lho? kok malah dijadiin tempat orang nyuci baju. ckckck. Kasian dong ya si bulusnya, airnya jadi tercemar sabun. Dan ketika masuk tempat tersebut, eeeh saya dan keluarga dibuntutin anak2 kecil. ckckck


Saya juga agak bingung, karena si bulus yang saya cari-cari itu ternyata gak ada. Eeeh, usut punya usut, om saya nanya ke warga sekitar, katanya kalau mau melihat si bulus, mesti dipancing dulu. *Ha? Dipancing?* Ya bukan dipancing kayak mancing ikan lah... wakaka. Jadi, kalau pengen si bulusnya keluar dari sarang, kita mesti bawa makanannya si bulus. Apa ya makanan si bulus?

Anak-anak kecil yang membuntuti saya tadi pun bilang ke ayah saya "sini pak beli makanannya sama saya saja. tak pancingke ben metu buluse" dan akhirnya setelah nego dan nego, anak-anak itupun keluar tempat tersebut lalu masuk lagi dengan membawa ayam rebus yang agak kuning2 itu lho. Ya, si bulusnya memang biasa suka keluar sarangnya kalo dikasih makanan seperti ayam atau ikan.

Dan anak2 kecil itu pun berhasil memancing si bulus buat keluar dari sarangnya :D



Daaan... ini dia si bulus yang ditunggu-tunggu. Gede juga ya! Sebenernya gak puas sih, karena ngeliatnya terhalang oleh air...



Foto ini saya ambil ketika saya liburan ke Klaten tahun 2007. Dan kabarnya, sekarang si bulus udah meninggal dunia, alias mati. Kematian si bulus yang dikeramatkan warga setempat itu membuat gempar warga. Dari situs Klaten Online menyebutkan, bulus yang beratnya mencapai satu kwintal tersebut kali pertama ditemukan mati sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, kura-kura tersebut keluar dari sarang dalam posisi terbalik. Warga dan pengunjung mengangkat kura-kura ke tepi sendang.

Yah kasian si bulus.... Tapi untung saya sempet ngeliat kamu. hehehe

Minggu, 09 Oktober 2011

sebagai tim, kita harus solid

hallo blogger...
udh lama yah saya gak nambah2 entri di sini...
saya terlalu sibuk dengan dunia nyata sih ya...
dan kalaupun sempat buka dunia maya, saya hanya sebatas browsing dan ngecek twitter + fb doank.
memangnya apa aja sih kegiatan saya...?
heum, banyak banget bloggers...
salah satunya saya lagi disibukkan dengan KBGI 2011.



apa itu KBGI?
KBGI adalah Kontes Bangunan Gedung Indonesia ...
ya... sesuai dengan namanya, yg dilombakan di sini adalah miniatur bangunan gedung...
dan tema untuk tahun ini adalah "Rumah Kayu Bertingkat yang Berwawasan Lingkungan".

yups, jadi... di kampus saya telah dibentuk tim dan saya termasuk satu dari sepuluh orang dalam tim yang telah diberi tanggungjawab untuk mengikuti lomba ini.
sebenarnya saya bukan tim inti. tapi belajar menjadi tim inti di KBGI tahun berikutnya.
saya sendiri masih semester 3, sedangkan tim inti yang ikut adalah semester 5.
total tim adalah 10 orang dengan 4 orang semester 3 dan 6 orang semester 5.
yang menjadi tim inti adalah kak Pedri, kak Ryan, dan kak Renvia dari konsentrasi bangunan gedung. kakak2 yang lain yaitu kak Tia, kak Andika, dan kak Eka yang juga sekelas dengan kakak2 tim inti. sedangkan untuk semester 3, dari konsentrasi bangunan gedung adalah saya, Arif, dan Yusuf, serta dari konsentrasi transport adalah Anton.
ya. tiap pulang kuliah saya beserta teman2 berkumpul di bengkel untuk menyelesaikan miniatur tersebut.
hmmm. di tahun sebelum2nya, Politeknik Negeri Sriwijaya, kampus saya tercinta, telah meraih kategori keindahan pada KBGI 2009 dengan judul "Konstruksi Rumah Tahan Gempa dengan Sambungan Sunduk Kili" dan kategori terindah serta kontruksi terbaik di tahun 2010.
memang ya,... belum bisa mencapai tiga besar.
maka dari itu, kami berusaha untuk memberikan yang terbaik di ajang ini.

Hal-hal yang menjadi penilaian di kontes ini adalah:
1) Unsur Keindahan/Estetika/Lingkungan, dinilai dari keindahan dan keserasian bangunan gedung yang dihasilkan sesuai dengan fungsinya sebagai rumah tinggal 2 lantai dan yang mampu menampilkan unsur budaya Nusantara sesuai tema Kontes. Nilai estetika adalah nilai seni etnis dari proporsi tampak bangunan gedung dan kelengkapan yang memberi keindahan, kelengkapan elemen arsitektural bangunan gedung rumah tinggal 2 lantai. Unsur-unsur lainnya yang akan dinilai adalah kesesuaian/keandalan fungsi dari bangunan gedung/rumah, yang menyangkut antara lain aspek Operation (keselamatan, kesehatan, kenyamanan, kemudahan akses ke dalam gedung), kemudahan dalam Maintenance/pemeliharaan, kemudahan dalam Repair/perawatan/perbaikan termasuk penggantian komponen bangunan jika harus dilakukan dalam masa layan, serta pertimbangan terhadap kondisi lingkungan (aspek durabilitas agar bangunan tahan lama/awet).

2) K3 dan Lingkungan (K3&L), dinilai dari kelengkapan dan kepatuhan terhadap penggunaan peralatan dan pelaksanaan K3, dan kebersihan bahan dan alat kerja serta kebersihan lingkungan kerja selama pelaksanaan pengkonstruksian model bangunan.

3) Kesesuaian Implementasi terhadap Rancangan, dinilai dari unsur-unsur berat bangunan, simpangan horisontal dan waktu konstruksi yang ditinjau dari hasil perencanaan dan kondisi aktual. Total berat bangunan adalah berat rangka bangunan gedung, alat sambung dan pendukung kekuatan juga termasuk lantai ditambah dengan hukuman kelebihan berat. Peralatan dan poster tidak termasuk dalam perhitungan berat bangunan gedung. Waktu pelaksanaan adalah nilai jumlah waktu pelaksanaan konstruksi dan perakitan ditambah dengan hukuman kelebihan waktu.

4) Kinerja Struktural, dinilai dari besaran simpangan horisontal dan berat bangunan antara nilai aktual terhadap nilai yang ditetapkan (batasan ijin) dalam buku Panduan Kontes. Kekakuan optimum didasarkan pada keakurasian antara nilai simpangan di dalam desain awal dengan nilai simpangan pada hasil pengujian beban, dan yang tidak melebihi simpangan ijin.

5) Metoda Pelaksanaan Konstruksi, dinilai dari peralatan untuk pengkonstruksian (erection) yang dipergunakan, cara penggunaan peralatan konstruksi, sistem sambungan antar elemen struktur, dan kelogisan dan kewajaran dari tahapan pengkonstruksian serta kebersamaan/kerjasama tim dalam bekerja. Metoda pelaksanaan konstruksi hendaknya mengacu sedekat mungkin dengan tahapan pelaksanaan konstruksi pada kondisi bangunan prototype. Selain itu, unsur yang dinilai juga meliputi proporsionalitas dan bentuk dari struktur atas, kelengkapan bangunan gedung, prinsip-prinsip struktur bangunan, sistem sambungan antar elemen struktur, keserasian penamaan, kelengkapan alat kerja, dan melaksanakan SOP sesuai yang disajikan di dalam Gambar Metoda Pelaksanan Konstruksi.

berikut adalah ketentuan bangunan :
1) Jenis bangunan gedung : Rumah Tinggal Rangka Kayu 2 lantai Tahan Gempa
2) Ukuran luar/denah gedung : 100 cm x 150 cm.
3) Tinggi bangunan : Tinggi antar lantai 60 cm, tinggi bangunan 2 lantai.
4) Lantai dasar : Multiplek t = 12 mm.
Lantai 1 (satu) : Multiplek t = 6 mm.
5) Landasan/Dudukan : Tempat bangunan berdiri (disediakan oleh Panitia).
6) Bahan Konstruksi : Kayu kelas 2 (semua elemen struktur HARUS berbahan kayu, kecuali alat sambung dimungkinkan bukan berasal dari bahan kayu).
7) Tebal dinding : 3 mm (multiplek t = 3 mm).
Jarak antar dinding 50 cm.
8 ) Sambungan : paku, rivet (paku keling), pasak atau baut (tidak diperkenankan menggunakan plat sambung dari plat baja).
9) Bukaan pada dinding : luas minimum bukaan adalah 20% dari luas dinding. Bukaan pada masing-masing dinding luar adalah pada 1 sisi, atau 2 sisi untuk ruangan di sudut. Bukaan harus betul-betul secara fisik berupa bukaan, bukan gambar atau obyek tempelan.
10) Penutup atap bangunan : bebas (bentuk sesuai dengan daerah masing-masing), berbahan triplek t = 3 mm. Rangka kuda-kuda dari atap tidak boleh dalam bentuk kuda-kuda ruang 3D, namun boleh (disiapkan) dalam bentuk rangka kuda-kuda bidang (2D).
11) Jarak antar kolom : 50 cm.
12) Komponen lantai pada tingkat 2 harus terurai dengan minimal 1 elemen lantai per ruangan (tidak boleh dibuat menerus sekaligus).
13) Tidak diperkenankan menggunakan elemen tie beam (sloof, balok pengikat) pada bagian pondasi bangunan.
14) Tidak diperbolehkan memasang bresing (bracing) yang menghalangi bukaan (pintu dan jendela).
15) Dimensi maksimum penampang kolom adalah 40mm x 40mm.
16) Dimensi maksimum penampang balok adalah 30mm x 40mm.
17) Seluruh komponen struktur harus dibuat betul-betul terurai sebelum dirakit/dikonstruksi.
18) Beban layan (uji) pada desain untuk model bangunan gedung adalah berupa beban statik horizontal bertahap dengan nilai maksimum 75 kg (= 5 x 15 kg), yang dikenakan pada elevasi 110 cm yang diukur dari permukaan atas lantai dasar.

Dalam pengujian pembebanan terhadap model bangunan gedung, pembebanan dilakukan dengan beban statik horizontal yang dikenakan pada balok ring, dan dalam arah lebar (arah pendek) bangunan. Blok-blok beban disediakan oleh Panitia.
Pembacaan kinerja struktural bangunan gedung dilakukan terhadap nilai simpangan horizontal rata-rata yang terjadi yang dicatat pada 2 (dua) dial gauge/transducer yang dipasang pada bangunan. Bangunan akan dibebani secara bertahap 5 @ 15 kg. Dengan demikian beban total maksimum 75 kg. Kemudian dicatat besaran simpangan pada setiap akhir tahapan pembebaban. Bilamana simpangan yang terjadi/terukur telah melebihi 3,0 mm, maka proses pembebanan tahap selanjutnya akan dihentikan.

yaa... kami berusaha untuk memenuhi kriteria2 tersebut, dan seterusnya kami berusaha dengan bantuan ikhtiar, doa, motivasi, serta semangat dari sekeliling kami terutama ayah dan ibu :)
heum, mudah2an bisa masuk kategori dan mudah2an bisa mencomot salah satu dari tiga besar penghargaan yang diberikan. amiin.