Definifsi Mekanika Tanah
Mekanika tanah adalah bagian dari geoteknik yang merupakan salah satu cabang dari ilmu teknik sipil, dalam bahasa Inggris mekanika tanah berarti soil mechanics atau soil engineering dan Bodenmechanik dalam bahasa Jerman.
Istilah mekanika tanah diberikan oleh Karl von Terzaghi pada tahun 1925 melalui bukunya "Erdbaumechanik auf bodenphysikalicher Grundlage" (Mekanika Tanah berdasar pada Sifat-Sifat Dasar Fisik Tanah), yang membahas prinsip-prinsip dasar dari ilmu mekanika tanah modern, dan menjadi dasar studi-studi lanjutan ilmu ini, sehingga Terzaghi disebut sebagai "Bapak Mekanika Tanah".
Definisi tanah
Tanah didefinisikan sebagai material yang terdiri dari:
1. Agregat (butiran) mineral-mineral padat yang tidak terikat secara kimia satu sama lain
2.Zat Cair
3. Gas yang mengisi ruang-ruang kosong diantara butiran mineral-mineral padat tersebut
Tanah berguna sebagai pendukung pondasi bangunan dan juga tentunya sebagai bahan bangunan itu sendiri (contoh: batu bata).
Percobaan
Ilmu ini mempelajari sifat-sifat tanah melalui serangkaian percobaan laboratorium dan percobaan di lapangan:
Percobaan di Lapangan
1. Pengambilan contoh dan benda uji tanah
2. Pendataan lapisan dengan cara pengeboran
3. Uji CPT atau Sondir
4. Uji Tekan Pelat
5. Uji kepadatan tanah di lapangan
6. Uji Permeabilitas sumur
7. Uji SPT (eng: Standard Penetration Test)
8. Uji Kekuatan Geser Tanah di lapangan, dengan menggunakan Uji Baling-Baling
Percobaan di laboratorium
1. Distribusi Butiran Tanah,
a. untuk tanah berbutir besar digunakan Uji Ayak (eng: Sieve Analysis, de: Siebanalyse),
b. untuk tanah berbutir halus digunakan Uji Hidrometer (eng: Hydrometer,
de: Aräometer/Sedimentationsanalyse).
2. Berat Jenis Tanah (eng: Specific Grafity, de: Wichte)
Kerapatan Tanah (eng: Bulk Density, de: Dichte) dengan menggunakan Piknometer.
3. Kadar Air, Angka Pori dan Kejenuhan Tanah
(eng: Water Content, Pore Ratio and Saturation Ratio;
de: Wassergehalt, Hohlraumgehalt, Sättigungszahl)
4. Permeabilitas (eng: Permeability, de: Wasserdurchlässigkeit)
5. Plastisitas Tanah
Sabtu, 25 Desember 2010
MEKANIKA TANAH I
Tagged
ilmu sipil,
mekanika tanah,
tanah,
teknik sipil
Senin, 13 Desember 2010
Awas Liburan Datang
Liburan datang, hampir semua orang menyambutnya dengan riang membayangkan bebas dari segala rutinitas selama ini. Bagi seorang muslim, nikmat waktu luang ini merupakan hal yang patut disyukuri dan tidak selayaknya digunakan untuk melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan syari’ah. Berikut ini sebagian contoh liburan yang banyak dilakukan orang namun tidak baik untuk kita sebagai seorang muslim, khususnya wanita mukminah.
1. Banyak tidur di siang hari
Pada hari-hari sekolah selesai shalat fajar kita sebagai ummahat sibuk menyiapkan keperluan anak-anak ke sekolah, keinginan untuk tidur ditahan agar mereka tidak telat berangkat. Saat liburan seperti ini, selesai shalat fajar banyak dari kita meneruskan tidurnya kembali dan baru bangun menjelang dzuhur. Padahal banyak berkah yang akan kita dapat saat bangun pagi hari
Dari Shokhar Al Ghomidi, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “Ya Allah, berkahilah ummatku di pagi hari”
2. Jalan-jalan di mal
Bagi sebagian ummahat, mal merupakan tempat favorit untuk dikunjungi. Walaupun tidak ada anggaran untuk belanja namun dengan melihat-lihat saja sambil membandingan harga barang mal satu dengan yang lainnya sudah memberikan kepuasan tersendiri sehingga terkadang tak terasa berjam-jam kita berada di dalamnya tanpa merasa lelah.
Dari Abi Hurairah, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “Tempat yang paling dicintai Allah di suatu negeri adalah masjidnya, dan tempat yang paling dibenci Allah adalah pasar”.
Bahkan tak jarang kita tergiur untuk membeli barang yang sebenarnya tidak kita butuhkan dan berakibat mubazir (pemboros).
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman : “Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan” (Al Israa’: 27)
3. Menghabiskan waktu dengan ghibah, namimah
Libur sekolah merupakan saat yang tepat untuk berkunjung ke tempat teman karena pada hari-hari sekolah malam harinya kita biasa sibuk membimbing anak-anak mengerjakan PR. Namun yang harus diwaspadai saat kita berkunjung adalah jangan sampai obrolan kita dengan nyonya rumah jatuh kepada ghibah (bergunjing) dan namimah (mengadu domba).
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman : “…dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ?” (Al Hujuraat : 12)
4. Begadang di malam hari
Saat liburan, kita memberikan kebebasan untuk anak-anak untuk tidur agak malam karena kita tidak perlu khawatir anak-anak akan bangun kesiangan, mau tidak mau kitapun ikut bergadang bersama mereka, dan ini sering menyebabkan shalat fajar jadi telat apalagi musim panas ini waktu fajar terasa sangat cepat..
Dari Abi Barzah Al Aslami radhiyallahu anhu, ia berkata “Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menyukai untuk mengakhirkan shalat isya (berjama’ah), membenci tidur sebelumnya dan bercengkrama sesudahhnya”
5. Menonton TV terus menerus
Mengabiskan liburan dengan menonton TV tanpa henti menjadi pilihan bagi sebagian orang padahal seharusnya kita takut untuk melakukannya jika mengingat firman Allah subhanahu wa ta'ala : “Sesungguhnya pendengaraan, penglihatan, dan hati semuanya akan ditanya (diminta pertanggungjawabannya)”. (Al Israa : 36)
sumber http://www.islamhouse.com/p/117499
1. Banyak tidur di siang hari
Pada hari-hari sekolah selesai shalat fajar kita sebagai ummahat sibuk menyiapkan keperluan anak-anak ke sekolah, keinginan untuk tidur ditahan agar mereka tidak telat berangkat. Saat liburan seperti ini, selesai shalat fajar banyak dari kita meneruskan tidurnya kembali dan baru bangun menjelang dzuhur. Padahal banyak berkah yang akan kita dapat saat bangun pagi hari
Dari Shokhar Al Ghomidi, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “Ya Allah, berkahilah ummatku di pagi hari”
2. Jalan-jalan di mal
Bagi sebagian ummahat, mal merupakan tempat favorit untuk dikunjungi. Walaupun tidak ada anggaran untuk belanja namun dengan melihat-lihat saja sambil membandingan harga barang mal satu dengan yang lainnya sudah memberikan kepuasan tersendiri sehingga terkadang tak terasa berjam-jam kita berada di dalamnya tanpa merasa lelah.
Dari Abi Hurairah, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “Tempat yang paling dicintai Allah di suatu negeri adalah masjidnya, dan tempat yang paling dibenci Allah adalah pasar”.
Bahkan tak jarang kita tergiur untuk membeli barang yang sebenarnya tidak kita butuhkan dan berakibat mubazir (pemboros).
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman : “Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan” (Al Israa’: 27)
3. Menghabiskan waktu dengan ghibah, namimah
Libur sekolah merupakan saat yang tepat untuk berkunjung ke tempat teman karena pada hari-hari sekolah malam harinya kita biasa sibuk membimbing anak-anak mengerjakan PR. Namun yang harus diwaspadai saat kita berkunjung adalah jangan sampai obrolan kita dengan nyonya rumah jatuh kepada ghibah (bergunjing) dan namimah (mengadu domba).
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman : “…dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ?” (Al Hujuraat : 12)
4. Begadang di malam hari
Saat liburan, kita memberikan kebebasan untuk anak-anak untuk tidur agak malam karena kita tidak perlu khawatir anak-anak akan bangun kesiangan, mau tidak mau kitapun ikut bergadang bersama mereka, dan ini sering menyebabkan shalat fajar jadi telat apalagi musim panas ini waktu fajar terasa sangat cepat..
Dari Abi Barzah Al Aslami radhiyallahu anhu, ia berkata “Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menyukai untuk mengakhirkan shalat isya (berjama’ah), membenci tidur sebelumnya dan bercengkrama sesudahhnya”
5. Menonton TV terus menerus
Mengabiskan liburan dengan menonton TV tanpa henti menjadi pilihan bagi sebagian orang padahal seharusnya kita takut untuk melakukannya jika mengingat firman Allah subhanahu wa ta'ala : “Sesungguhnya pendengaraan, penglihatan, dan hati semuanya akan ditanya (diminta pertanggungjawabannya)”. (Al Israa : 36)
sumber http://www.islamhouse.com/p/117499
Tagged
dampak negatif liburan,
holiday,
liburan
Kamis, 11 November 2010
Di manakah Matahariku - Ebiet G Ade
Pokok pinus di tengah hutan
terduduk ia sendiri
menjerit tak bersuara
Angin gunung basa-basi
menyapa dan terbang entah ke mana
hu hu hu ho ho
Jalan setapak terbungkus kabut
darahku dan jiwaku
menyatu ditelan bumi
kerlap-kerlip kunang-kunang
memancarkan kebisuan
Aku berjalan hanya dengan mata hati,
bernafas hanya dengan tekad
Aku mendaki penuh dengan teka-teki
Di manakah matahariku?
Aku terantuk sebatang dahan
melintang di depanku
menghentikan pengembaraan
Tanda tanya, gundah hati
kapankah akan terjawab?
Di sinilah, di dalam dada
menetes temurun cintaku bara hidup
Di sinilah di dalam jiwa
mengalir hasratku mengikuti petunjukMu
mengikuti petunjukMu
terduduk ia sendiri
menjerit tak bersuara
Angin gunung basa-basi
menyapa dan terbang entah ke mana
hu hu hu ho ho
Jalan setapak terbungkus kabut
darahku dan jiwaku
menyatu ditelan bumi
kerlap-kerlip kunang-kunang
memancarkan kebisuan
Aku berjalan hanya dengan mata hati,
bernafas hanya dengan tekad
Aku mendaki penuh dengan teka-teki
Di manakah matahariku?
Aku terantuk sebatang dahan
melintang di depanku
menghentikan pengembaraan
Tanda tanya, gundah hati
kapankah akan terjawab?
Di sinilah, di dalam dada
menetes temurun cintaku bara hidup
Di sinilah di dalam jiwa
mengalir hasratku mengikuti petunjukMu
mengikuti petunjukMu
Senin, 25 Oktober 2010
Life is my Journey
"Life is my Journey"
itulah kata-kata bijakku kali ini...
Hidup.
Kehidupan.
Ya, kehidupan adalah sebuah perjalanan...
perjalananku... yang asal mulanya dari rumah Tuhan... lalu aku diberikan kesempatan untuk mencicipi bagaimana kehidupan di dunia, hingga akhirnya Tuhan kembali menyuruhku pulang,...
Kehidupan.
Sesungguhnya, aku tidak meminta kehidupan ini. Tapi, aku bersyukur, karena aku telah diberi kesempatan untuk hidup. Hidup dalam kehidupan yang Dia Berikan.
Kehidupan yang penuh dengan warna-warna, rasa, cinta, kasih sayang, ujian, cobaan, dan sangat tak terhingga isinya.
Sungguh betapa baiknya Dia... yang tanpa diminta... selalu memberi...
memberi berbagai macam sesuatu yang tak pernah kita duga.
Kehidupan.
Bermula dari setitik air mani, kemudian berubah menjadi wujud yang nyata.
ya... begitulah Tuhan menciptakan makhluk-Nya.
dari sesuatu yang hina, Dia ubah menjadi makhluk yang mulia.
ditiupkan pula ruh dalam jasad kita... dan diutusnya ke dunia...
Kehidupan.
Sebuah perjalanan panjang... yang tak pernah kita tahu di mana awal dan akhirnya...
Sebuah proses yang sangat panjang...
hanya Tuhan yang mengetahui dan memahami apa yang menjadi tujuan hidup kita masing-masing...
walaupun kita mennyembunyikannya dalam hati sekalipun.
Dia Maha Tahu...
Kehidupan.
Ujian, cobaan, rintangan, halangan, rintihan, dan kesedihan, pasti datang.
Tapi Tuhan Maha Baik dan Adil
Dia juga memberikan kita kebahagiaan, kepuasan, kenikmatan, kenyamanan, kesenangan...
Namun kita tidak bisa begitu saja mendapatkan itu dalam kehidupan
tanpa sebuah kesyukuran...
Maka...
Janganlah engkau melupakan apa saja karunia yang telah Dia Berikan padaMu...
Janganlah engkau melupakan tempat kembalimu kelak...
karena...
hanya kepada Dia-lah... kehidupan kita akan berakhir.
GBU All
itulah kata-kata bijakku kali ini...
Hidup.
Kehidupan.
Ya, kehidupan adalah sebuah perjalanan...
perjalananku... yang asal mulanya dari rumah Tuhan... lalu aku diberikan kesempatan untuk mencicipi bagaimana kehidupan di dunia, hingga akhirnya Tuhan kembali menyuruhku pulang,...
Kehidupan.
Sesungguhnya, aku tidak meminta kehidupan ini. Tapi, aku bersyukur, karena aku telah diberi kesempatan untuk hidup. Hidup dalam kehidupan yang Dia Berikan.
Kehidupan yang penuh dengan warna-warna, rasa, cinta, kasih sayang, ujian, cobaan, dan sangat tak terhingga isinya.
Sungguh betapa baiknya Dia... yang tanpa diminta... selalu memberi...
memberi berbagai macam sesuatu yang tak pernah kita duga.
Kehidupan.
Bermula dari setitik air mani, kemudian berubah menjadi wujud yang nyata.
ya... begitulah Tuhan menciptakan makhluk-Nya.
dari sesuatu yang hina, Dia ubah menjadi makhluk yang mulia.
ditiupkan pula ruh dalam jasad kita... dan diutusnya ke dunia...
Kehidupan.
Sebuah perjalanan panjang... yang tak pernah kita tahu di mana awal dan akhirnya...
Sebuah proses yang sangat panjang...
hanya Tuhan yang mengetahui dan memahami apa yang menjadi tujuan hidup kita masing-masing...
walaupun kita mennyembunyikannya dalam hati sekalipun.
Dia Maha Tahu...
Kehidupan.
Ujian, cobaan, rintangan, halangan, rintihan, dan kesedihan, pasti datang.
Tapi Tuhan Maha Baik dan Adil
Dia juga memberikan kita kebahagiaan, kepuasan, kenikmatan, kenyamanan, kesenangan...
Namun kita tidak bisa begitu saja mendapatkan itu dalam kehidupan
tanpa sebuah kesyukuran...
Maka...
Janganlah engkau melupakan apa saja karunia yang telah Dia Berikan padaMu...
Janganlah engkau melupakan tempat kembalimu kelak...
karena...
hanya kepada Dia-lah... kehidupan kita akan berakhir.
GBU All
my english short story -- THE STUPID SEA HORSE
Halloo Bloggers
Aku ada sepotong cerpen bahasa inggris nih...
sisa-sisa dari tugas bahasa Inggris waktu aku kelas 1 SMP dulu...
i wish it will be amusing u all 'n give something useful...
Enjoy it...
THE STUPID SEA HORSE
Far, in sandy sea-floor, the Crab say to its friend, the Pole Prawn, “Have you heard the news about the Sea-Horse?”
“Not yet. What happened with him?” Ask the Pole Prawn with sleepy.
“The Mermaid had chosen him become the horse of her new cockle cart,” shout the Crab, “so because that, the Mermaid made a special cage in the palace of the God Neptunus.”
“Whew, usually he is boast! Nowadays he definitely more boast again,” say the Pole Prawn.
“Yeah, whereas, he is a stupid sea-horse,” the Crab say again.
While the Crab is chatting with the Pole Prawn, the Sea-Horse swimming into their back, so that they didn’t see him.
Suddenly, the Crab saw the surging sea water.
“Hey, I think the God Neptunus is angry now,” say the Crab, “the sea waves the longer the time, the greater the amount! Maybe the God Neptunus on the warpath with riding the card that pulled by his white horses!” continue the Crab.
“White horses???” speak the Sea-Horse loudly.
“Impossible! I’m the only horse in here. Usually the God Netunus ride the cart that pulled by dolphin. I’ll try to investigate this matter,” say the Sea-Horse.
And the Sea-Horse swim to the palace of the God Neptunus. Just by chance, in front of the palace, he met the Mermaid.
“Princess,” say the Sea-Horse, “I think I’m the only horse in here. Quite recently, I hear that the God Neptunus have horses beside me, white horses!”
And, at that moment, the God Neptunus come. It’s true that he is look angry.
“My white horses?” ask the God Neptunus loudly. “Oh No… don’t you know that the sea waves are called "the white horses". Do you think that the horses are really horses? Hohoho… I never hear the stupid question like this! Ho, you really-really stupid!”
The Sea-Horse felt very sad when the God Neptunus insulted him, stupid. But the Mermaid comforted him immediately.
“Never mind,” whisper the Mermaid. “You just have assuaged the storm and that a clever did.”
By: Mut
Aku ada sepotong cerpen bahasa inggris nih...
sisa-sisa dari tugas bahasa Inggris waktu aku kelas 1 SMP dulu...
i wish it will be amusing u all 'n give something useful...
Enjoy it...
THE STUPID SEA HORSE
Far, in sandy sea-floor, the Crab say to its friend, the Pole Prawn, “Have you heard the news about the Sea-Horse?”
“Not yet. What happened with him?” Ask the Pole Prawn with sleepy.
“The Mermaid had chosen him become the horse of her new cockle cart,” shout the Crab, “so because that, the Mermaid made a special cage in the palace of the God Neptunus.”
“Whew, usually he is boast! Nowadays he definitely more boast again,” say the Pole Prawn.
“Yeah, whereas, he is a stupid sea-horse,” the Crab say again.
While the Crab is chatting with the Pole Prawn, the Sea-Horse swimming into their back, so that they didn’t see him.
Suddenly, the Crab saw the surging sea water.
“Hey, I think the God Neptunus is angry now,” say the Crab, “the sea waves the longer the time, the greater the amount! Maybe the God Neptunus on the warpath with riding the card that pulled by his white horses!” continue the Crab.
“White horses???” speak the Sea-Horse loudly.
“Impossible! I’m the only horse in here. Usually the God Netunus ride the cart that pulled by dolphin. I’ll try to investigate this matter,” say the Sea-Horse.
And the Sea-Horse swim to the palace of the God Neptunus. Just by chance, in front of the palace, he met the Mermaid.
“Princess,” say the Sea-Horse, “I think I’m the only horse in here. Quite recently, I hear that the God Neptunus have horses beside me, white horses!”
And, at that moment, the God Neptunus come. It’s true that he is look angry.
“My white horses?” ask the God Neptunus loudly. “Oh No… don’t you know that the sea waves are called "the white horses". Do you think that the horses are really horses? Hohoho… I never hear the stupid question like this! Ho, you really-really stupid!”
The Sea-Horse felt very sad when the God Neptunus insulted him, stupid. But the Mermaid comforted him immediately.
“Never mind,” whisper the Mermaid. “You just have assuaged the storm and that a clever did.”
By: Mut
Tagged
cerpen bahasa inggris,
short story
Sabtu, 23 Oktober 2010
a hopeful hope
Ini akan diringkaskan dari segala peristiwa yang sudah, sedang dan akan terjadi dalam hidup ku (selama ini). Segala perjuangan, pergulatan dan berbagai rasa yg TER-alami bukan cuma karena memang semestinya demikian, namun juga perlu diartikan karena sebuah konsekuensi logis dari keberanian utk ambil keputusan yg sulit, bagi diri dan mungkin juga bagi orang lain.
Mungkin akan terbersit betapa “aku ini kok terkesan merasakan beratnya sebuah pilihan”…ya…!!! aku tidak akan menampiknya dan tidak juga mengamininya secara mentah” … memanglah demikianlah adanya tanpa mesti ditambah bumbu supaya lebih beraroma dan terkesan WAAHH,,, kendati demikian, tidak juga akan membela diri dengan ungkapan bahwa ini amat berat, karena aku yakin bahwa aku bukan orang pertama mengalami ini. Toh…selalu diimbangi dengan adanya sarana dan prasarana. Dan lengkap atau tidak, bukanlah soal!
*Mungkin* semua yg mengalami saat-saat ini juga akan mengatakan hal yg sama tentang betapa singkatnya hari-hariku yg hanya duduk sambil mengerutkan dahi. Sesekali meneguk mineral murni dan terkadang diharuskan diisi dengan air hitam berlogo “Kopi”…. Kemudian dirasakan pula bahwa banyak waktu serasa habis di hadapan Intel Core 2 Duo, hingga mata jasmani terasa penuh lem Alteco. Ingin terkatup namun tidak sampai hati melihat hal-hal yg masih terserak. Akh,,, nanti saja. Tunggu hingga seluruhnya usai. Namun hati juga bertanya, kapan itu akan terjadi?
Pernah juga terbersit, apakah aku tak lagi mempunyai malam yg bisa menyelimuti dinginnya udara kala ku kerjakan semua tanggungjawabku. Malam yg mampu mengistirahatkan dan membuat tubuhku terbaring. Juga bagaimana dengan mimpi-mimpiku yg terkadang kudapatkan melalui malam-malam itu? Serasa aku jarang mengalaminya kembali. Toh bila ada, jelas sekali bahwa yg muncul adalah mimpi bahwa di saat pagi akan kutemui tugas yg harum ba(r)unya. Ada lagi??? “pikirku”………………………………………………….. Akh…luar biasa Tuhanku ini. Dia masih mempercayaiku. Dia masih mempergunakanku. Dan berbagai ungkapan “masih…masih,,,,”…. Dia punya rencana indah, hanya itu yg kupegang!
Dan nampaknya tak pantas juga bertanya “Untuk apa ini semua???”…
Sekarang mulai kutemui duniaku yg dulu, meski masih menyisakan ‘serakan-serakan’ yg harus disapu bersih. Dan dari sini mulai juga menyadari bahwa bukanlah hasil yg mesti mati”an diperjuangkan melainkan proses dari sebuah perjuangan itulah yg sudah sepantasnya dibingkai dengan keharuan. Senantiasa diingat dan menjadi tonggak sejarah.
Satu hal lagi. Saat masuk kamar seorang Guru Besar yg sudah kawakan, aku melihat dalam sebuah screen server miliknya. Ini akan menjadi penutup dari secuil refleksi ini. Kesimpulan yang sungguh meneguhkan. Mengharukan. Dan mungkin mengherankan. Secara dalam aku berpikir bahwa Tuhan tidak akan meninggalkanku sendirian. Ketika ku keberjalan dalam gelap, Dia sediakan sebatang korek dan lilin bagiku, ketika kulalui padang belantara, Dia datang membawa kompas dengan yg dititipkan pada seorang pemburu liar, dan ketika kulintasi gurun pasir, Dia datang dengan sekantong anggur lezat. Ketika…ketika…ketika… pokoknya Dia datang tepat waktu. Dan aku menjadi makin yakin padanya meskipun terkadang dengan cara dan saat yg tak masuk dalam akalku, seorang manusia terbatas. Bagaimana mungkin akan memahami yg tak terbatas????...
dan kesimpulan yg ingin diberikan dalam bahasa itu.
Wen Gott einmal bei der Arbeit erwischt,
dem schickt er zur Strafe immer wieder neue.
demikian... hanya ada satu harapan bahwa ini dibaca seperlunya saja karena hanya sebatas sharing atas hidup.
Mungkin akan terbersit betapa “aku ini kok terkesan merasakan beratnya sebuah pilihan”…ya…!!! aku tidak akan menampiknya dan tidak juga mengamininya secara mentah” … memanglah demikianlah adanya tanpa mesti ditambah bumbu supaya lebih beraroma dan terkesan WAAHH,,, kendati demikian, tidak juga akan membela diri dengan ungkapan bahwa ini amat berat, karena aku yakin bahwa aku bukan orang pertama mengalami ini. Toh…selalu diimbangi dengan adanya sarana dan prasarana. Dan lengkap atau tidak, bukanlah soal!
*Mungkin* semua yg mengalami saat-saat ini juga akan mengatakan hal yg sama tentang betapa singkatnya hari-hariku yg hanya duduk sambil mengerutkan dahi. Sesekali meneguk mineral murni dan terkadang diharuskan diisi dengan air hitam berlogo “Kopi”…. Kemudian dirasakan pula bahwa banyak waktu serasa habis di hadapan Intel Core 2 Duo, hingga mata jasmani terasa penuh lem Alteco. Ingin terkatup namun tidak sampai hati melihat hal-hal yg masih terserak. Akh,,, nanti saja. Tunggu hingga seluruhnya usai. Namun hati juga bertanya, kapan itu akan terjadi?
Pernah juga terbersit, apakah aku tak lagi mempunyai malam yg bisa menyelimuti dinginnya udara kala ku kerjakan semua tanggungjawabku. Malam yg mampu mengistirahatkan dan membuat tubuhku terbaring. Juga bagaimana dengan mimpi-mimpiku yg terkadang kudapatkan melalui malam-malam itu? Serasa aku jarang mengalaminya kembali. Toh bila ada, jelas sekali bahwa yg muncul adalah mimpi bahwa di saat pagi akan kutemui tugas yg harum ba(r)unya. Ada lagi??? “pikirku”………………………………………………….. Akh…luar biasa Tuhanku ini. Dia masih mempercayaiku. Dia masih mempergunakanku. Dan berbagai ungkapan “masih…masih,,,,”…. Dia punya rencana indah, hanya itu yg kupegang!
Dan nampaknya tak pantas juga bertanya “Untuk apa ini semua???”…
Sekarang mulai kutemui duniaku yg dulu, meski masih menyisakan ‘serakan-serakan’ yg harus disapu bersih. Dan dari sini mulai juga menyadari bahwa bukanlah hasil yg mesti mati”an diperjuangkan melainkan proses dari sebuah perjuangan itulah yg sudah sepantasnya dibingkai dengan keharuan. Senantiasa diingat dan menjadi tonggak sejarah.
Satu hal lagi. Saat masuk kamar seorang Guru Besar yg sudah kawakan, aku melihat dalam sebuah screen server miliknya. Ini akan menjadi penutup dari secuil refleksi ini. Kesimpulan yang sungguh meneguhkan. Mengharukan. Dan mungkin mengherankan. Secara dalam aku berpikir bahwa Tuhan tidak akan meninggalkanku sendirian. Ketika ku keberjalan dalam gelap, Dia sediakan sebatang korek dan lilin bagiku, ketika kulalui padang belantara, Dia datang membawa kompas dengan yg dititipkan pada seorang pemburu liar, dan ketika kulintasi gurun pasir, Dia datang dengan sekantong anggur lezat. Ketika…ketika…ketika… pokoknya Dia datang tepat waktu. Dan aku menjadi makin yakin padanya meskipun terkadang dengan cara dan saat yg tak masuk dalam akalku, seorang manusia terbatas. Bagaimana mungkin akan memahami yg tak terbatas????...
dan kesimpulan yg ingin diberikan dalam bahasa itu.
Wen Gott einmal bei der Arbeit erwischt,
dem schickt er zur Strafe immer wieder neue.
demikian... hanya ada satu harapan bahwa ini dibaca seperlunya saja karena hanya sebatas sharing atas hidup.
Tagged
hopeful hope,
renungan hidup
Sabtu, 10 April 2010
AIR YANG MENGALIR
AIR
YANG MENGALIR
AKU hanyalah
sebuah air yang mengalir
walau asaku
sebuah pohon
ku teguk setetes
embun bergulir
hanya kepada Tuhan
AKU memohon
ingin ku raih
rembulan yang terbingkai pelangi
kadang pudar
kadang kembali
semerbak berjuta
bunga mewangi
terpana tatapku
tiap tetes air diatas cadas batu kali
ku ingin bak
ombak menerpa cadas
bak padi
menguning menunduk diri
hidup penuh onak
dan duri yang keras
Ya Tuhan ….
bimbinglah AKU
mengenal diri
--10 April 2010--
Tagged
Life,
renungan hidup,
Tujuan Hidup
Rabu, 10 Februari 2010
Kedua kali
Dear Blogger
hmffh
sudah lama ya aku ngga ngupdate blog ini...
yaahh
banyak banget nihh tugas sekolah.
ni aja sempet ngupdate, karena emang sekalian nyari tugas sekolah.
huah!
dibilang penat sih iya...
tapi mo gimana lagi ya..?
namanya juga resiko.
untuk mencapai cita-cita, yaahh, mesti kujalani ini semua.
hmm...
bentar lagi ujian nasional.
mesti rajin belajar lagi...
yaah, syukurin aja deh apa yang Tuhan kasih ke kita.
biar Tuhan semakin peduli dengan kita.
hmffh
sudah lama ya aku ngga ngupdate blog ini...
yaahh
banyak banget nihh tugas sekolah.
ni aja sempet ngupdate, karena emang sekalian nyari tugas sekolah.
huah!
dibilang penat sih iya...
tapi mo gimana lagi ya..?
namanya juga resiko.
untuk mencapai cita-cita, yaahh, mesti kujalani ini semua.
hmm...
bentar lagi ujian nasional.
mesti rajin belajar lagi...
yaah, syukurin aja deh apa yang Tuhan kasih ke kita.
biar Tuhan semakin peduli dengan kita.
Tagged
buku harian I
Langganan:
Komentar (Atom)