Sabtu, 02 April 2011

Mengarungi Keberkahan Tuhan -- Ebiet G Ade

Sungguh khidmat hari ulang tahunku
Aku bersyukur ke hadirat Illahi
Tunjukkanlah arah jalan yang terbaik
Berlayar menuju pantai tujuan

Walau aku jauh di negeri seberang,
Aku berdoa dengan penu harapan
Kuatkanlah hati, teguhkanlah iman
Bekal hidup menjemput masa depan

Hidup takkan pernah sepi tantangan
Menguji kesabaran kita
Hidup takkan pernah putus cobaan
Kita mesti tetap tegar beriman
Mari kita lanjutkan tugas dan pengabdian
Mengarungi keberkahan Tuhan
Mensyukuri kemurahan Tuhan

Hidup takkan pernah sepi tantangan
Menguji kesabaran kita
Hidup takkan pernah putus cobaan
Kita mesti tetap tegar beriman
Mari kita lanjutkan tugas dan pengabdian
Mengarungi keberkahan Tuhan
Mensyukuri kemurahan Tuhan


yah...
itu adalah salah satu lagu favorit saya...
sederhana, namun memiliki makna yang sangat dalam...

Bloggers,
31 Maret kemarin adalah tanggal kelahiran saya...
sebenernya sih... saya maunya ngapdet entri ini pas tgl 31...
tapiii
berhubung modem saya abis masanya...
terpaksa... saya apdet di tanggal ini...
ah... ga jauh2 banget laah harinya...
yg penting... di entri ini... saya ingin berbagi secuil kebahagiaan dengan bloggers...


ok...
di malam kamis, saya nggak bisa tidur... kenapa? saya mumet!
iya, siangnya saya habis menghadapi tiga mata kuliah... dan ada satu mata kuliah yang membuat saya pusingg...
mekanika rekayasa... ya! padahal biasa-biasanya saya seneeengg banget menghadapi mata kuliah itu... eh... kali ini, saya bener2 kagok!
mumet asli!
mata kuliah tentang garis pengaruh pada balok sederhana, balok meminggul, dan balok kantilever...
taapiii... pas di akhir jam kuliah, alhamdulillah saya bisa meraih pertanyaan yg diberikan oleh dosen... dengan menjawabnya... yaitu menggambarkan garis pengaruh dari balok yg beliau gambar.
wah, waktu maju ke depan tuh, saya bener2 tegang! kenapa?
saya maju bukan karena saya ngerti... tapi saya maju karena dorongan dari teman2 saya... (talkha, narno, rendy... tengssomuch for semangattnya *smooch*) dan karena emang ga ada satupun temen2 yg mau maju... karena mereka juga bingung seperti saya.... -,-"
hihihi

yeeah...
saya menganggap itu adalah special gift dari Tuhan... di awal pijakan saya menuju umur 19. like frater indra's said "Tuhan tidak memilih orang yang mampu, tapi memampukan orang yang Dia Pilih"...
bener! ketika saya menggoreskan garis... saya tuh bener2 ngerasa digerakin oleh Tuhan! dalam hati saya... "Aduh, gimana nih... yang saya ngerti cuma ini... apa ini bakalan bener?"
dan... ketika saya selesai... saya bersyukuuurrr bangett...
alhamdulillah yg saya kerjakan itu benar...
dan dosen memberikan sesuatu yg spesial deh bagi saya!
"TIKET EMAS menuju nilai A"
wah... pokoknya Tuhan AJAIB banget deh!
saya ingin di hati saya ini selalu ada bimbingan Tuhan...

dari sanalah... sepulang kuliah... tumbuhlah rasa penasaran saya tentang mata kuliah tadi... saya berusaha mempelajari sampai larut malam -,-"
saya coba mencari referensi dan menanyakan pada Bapak saya...
namun, tidak jua menemukan hasil...
makanya tadi saya bilang... saya mumet!
hahaha
karena mumet... akhirnya saya tidur...

dan... di 31 maret...
jam 4 sebelum subuh, saya terbangun oleh suara dering telepon rumah...
cuman bangun doang... tapi nggak beranjak dari tempat tidur... :p
dan samar2 kedengeran suara orangtua saya bicara...
tetangga saya sakit dan dibawa ke rumah sakit...
Euh. bapak langsung pergi begitu aja.
ya, dalam hati saya sedikit kecewa karena biasanya di hari ulangtahun saya, ketika bangun tidur,... saya udah mendapat sambutan yang hangat dari keluarga.
dan untuk hari ini... ya. ter-pending.
ah, ga masalah bagi saya.
saya pun pergi kuliah hanya dengan berpamitan ke ibu.
alhamdulillah, ibu saya menjadi orang pertama yang ngucapin langsung ke saya. *terharu*
sementara adik2 saya? yah, udah nglonyor gitu ajah :-<
heum, emang agak beda hari ini, karena baju yang saya pakai... Baru! haha *pamer*
dan saya jadi berasa lebih fresh karena saya berangkat lebih awal dari biasanya!
ketika memasuki kelas, masih agak sepi... dan saya langsung membuka laptop yang saya bawa.
saya membuka facebook dan twitter, dan mulai membaca2 komentar serta twit ucapan dari teman2 dan keluarga saya. memang agak berbeda di facebook saya tahun ini, karena wall alias dindingnya tidak bisa diposting oleh teman saya, karena memang sengaja saya privat.
dan ketika kelas sudah hampir dimulai tetapi dosen belum masuk, teman2 saya datang ke saya untuk ngucapin "selamat"... aduh, bersyukur saya, teman2 saya mau mendoakan saya.
yaah, dan waktu terus berjalan, hingga saya pulang ke rumah,...
saya sudah masuk ke garasi rumah, tapi belum saya turun dari motor... ibu saya langsung memberikan tangannya kepada saya... *minta disalimin* dan langsung saya sujud bersalaman dengan ibu saya, sambil turun dari motor.
lalu ibu saya membawa sesuatu dari balik tirai garasi, "selamat ulang tahun yaya" diikuti dengan bapak dan adik2 saya, menyalami saya bergantian.
ya, hanya dua buah kue bola coklat kecil, dan satu lilin kecil biasa,... sederhana. tapi penuh makna. saya sangat suka kue bola coklat itu, karena itu mengingatkan saya ketika saya masih di sekolah dasar, saya pernah merayakan ulang tahun saya, dengan penganan kue bola coklat.
bapak ibu saya berkata "ya, yaya kan sudah besar... udah gak diraya2in lagi ulang tahunnya... maaf bapak sama ibu cuma bisa ngasih ini aja... juga doa buat yaya"
seketika, air mata saya hampir menetes, tapi tidak tertetes, karena saya langsung menyekanya.
lalu ibu memberikan bungkusan dengan kertas kado warna kuning, yang ternyata dari orang yang mengasuh saya sedari kecil, mbak Emi.
dan langsung saya buka, baju kaos kuning bertuliskan "imut" ... dan sepucuk surat ucapan yang membuat saya terharu.
lalu, sore harinya, orang yang juga dulu turut membantu mengasuh saya, Mbak Dian... datang ke rumah, dan memberikan bingkisan juga.
saya sungguh terharu di ulangtahun saya kali ini.
karena tahun inilah, pertama kalinya saya tidak merayakan dengan acara makan2 lah atau pesta bersama teman2 saya, karena saya sendiri sudah berstatus "mahasiswa"...
saya sudah dewasa...
sangat sederhana sekali namun penuh arti.
orang2 yg saya sendiri tidak begitu memperhatikannya, ternyata malah menjadi orang yang paling peduli...
oh ya, satu lagi.
saya sangat senang dan bertambah bahagia... karena seseorang yang dulu pernah singgah di hati saya *lebai* menjadi orang terakhir yang memberikan ucapan.
orang yg benar2 tidak saya sangka2...
karena saya sudah benar2 merasa berdosa ke dia... saya tidak pernah mempedulikan perasaan dia...

terima kasih Tuhan ...
terima kasih karena Engkau telah meletakkanku bersama orang2 yang sayang padaku...

Senin, 28 Maret 2011

Kontur dalam Ilmu Ukur Tanah

Definisi Kontur
Kontur adalah garis-garis pandangan atas pada gambar yang mnghubungkan titik pertemuan antara bidang miring dengan bidang-bidang datar dengan dasar timggi permukaan laut. Peta kontur adalah pandangan atas dari kumpulan-kumpulan garis kontur yang menggambarkan keadaan perbedaan tinggi tanah.

Menurut Wikipedia, Garis kontur adalah garis khayal dilapangan yang menghubungkan titik dengan ketinggian yang sama atau garis kontur adalah garis kontinyu diatas peta yang memperlihatkan titik-titik diatas peta dengan ketinggian yang sama.

Nama lain garis kontur adalah garis tranches, garis tinggi dan garis tinggi horizontal. Garis kontur + 25 m, artinya garis kontur ini menghubungkan titik-titik yang mempunyai ketinggian sama + 25 m terhadap tinggi tertentu.

Garis kontur disajikan di atas peta untuk memperlihatkan naik turunnya keadaan permukaan tanah. Aplikasi lebih lanjut dari garis kontur adalah untuk memberikan informasi slope (kemiringan tanah rata-rata), irisan profil memanjang atau melintang permukaan tanah terhadap jalur proyek (bangunan) dan perhitungan galian serta timbunan (cut and fill) permukaan tanah asli terhadap ketinggian vertikal garis atau bangunan. Garis kontur dapat dibentuk dengan membuat proyeksi tegak garis-garis perpotongan bidang mendatar dengan permukaan bumi ke bidang mendatar peta. Karena peta umumnya dibuat dengan skala tertentu, maka untuk garis kontur ini juga akan mengalami pengecilan sesuai skala peta.

Apabila merencanakan suatu proyek, perencana akan selalu mencoba mengambil manfaat dari kemiringan alam pada tanah. Suatu pengetahuan yang baik tentang tinggi-rendah tanah adalah penting dalam penempatan proyek untuk memperkecil pekerjaan tanah.

Garis kontur adalah suatu garis yang digambarkan pada suatu denah dengan menghubungkan semua titik-titik yang sama tinggi di atas atau di bawah datum yang sama (PEDC, 1983). Umumnya permukaan air laut rata-rata direferensikan sebagai ketinggian ±0.00.
Garis kontur merupakan garis penerus dan tidak dapat bertemu atau bersimpangan satu sama lain maupun tidak dapat berpisah atau bergabung satu dengan yang lainnya, kecuali pada jurang atau tebing.

Penggunaan Kontur
Kegunaan utama dari peta kontur adalah:
- memberikan profil permukaan (tinggi sampai dengan rendah) tanah
- menggambarkan potongan vertikal
- menempatkan proyek dan menggambar perpotongan dari permukaan-permukaan
- membuat trase jalan raya/kereta api
- membuat allignment saluran air/irigasi

Jika garis kontur terletak berdekatan, ini menunjukkan kemiringan yang curam, dan sebaliknya menjadi datar apabila letak garis kontur berjauhan.